Print speed adalah parameter kritis dalam pencetakan 3D yang menentukan seberapa cepat printer bergerak sambil mengekstrusi material. Ini biasanya diukur dalam milimeter per detik (mm/s) dan mempengaruhi kualitas cetak, waktu cetak, dan kemungkinan cetakan yang berhasil. Bagian yang berbeda dari cetakan mungkin memerlukan kecepatan yang berbeda untuk hasil optimal.
Pengaturan print speed utama mengontrol kecepatan pergerakan keseluruhan selama ekstrusi. Kecepatan umum berkisar dari 30-100 mm/s, dengan 50-60 mm/s menjadi default yang khas untuk kebanyakan material. Namun, kecepatan optimal tergantung pada kemampuan printer, material yang digunakan, dan persyaratan khusus dari cetakan.
Slicer sering memungkinkan pengaturan kecepatan yang berbeda untuk berbagai fitur cetak. Perimeter speed (dinding luar) biasanya diatur lebih lambat daripada infill speed untuk memastikan kualitas permukaan yang lebih baik. Kecepatan layer atas dan bawah sering dikurangi untuk meningkatkan hasil akhir permukaan. Material support biasanya dapat dicetak lebih cepat karena penampilan tidak kritis.
Print speed secara langsung mempengaruhi kualitas cetak. Kecepatan yang lebih tinggi dapat menyebabkan masalah seperti ringing (artefak getaran), adhesi layer yang buruk, atau masalah ekstrusi. Kecepatan yang lebih rendah umumnya menghasilkan kualitas yang lebih baik tetapi memakan waktu lebih lama untuk menyelesaikan. Menemukan keseimbangan yang tepat antara kecepatan dan kualitas sangat penting untuk pencetakan yang berhasil.
Kemampuan mekanik printer juga membatasi print speed maksimum. Faktor seperti torsi stepper motor, kekakuan frame, dan pengaturan akselerasi semuanya mempengaruhi seberapa cepat printer dapat bergerak dengan andal. Melebihi batas ini dapat menyebabkan missed steps, pergeseran layer, atau masalah mekanis lainnya.
Beberapa slicer canggih menawarkan pengaturan kecepatan adaptif yang secara otomatis menyesuaikan kecepatan berdasarkan waktu layer atau geometri. Ini dapat membantu mempertahankan kualitas yang konsisten sambil mengoptimalkan waktu cetak untuk bagian yang berbeda dari model.

